-->

iklan bawah header

Kenali 12 Penyebab Mesin Mobil Overheating dan Cara Megatasinya

Mesin overheating - Overheat atau overheating merupakan salah satu penyebab paling umum kerusakan mobil yang mengakibatkan panas berlebih pada mesin. Overheating adalah panas berlebih yang dihasilkan pada suhu mesin mobil akibat sistem pendingin mesin tidak bekerja dengan baik.

Walaupun mesin mobil pada dasarnya didesain untuk dapat bekerja pada temperatur tinggi, namun setiap komponen mesin memiliki range temperatur operasi yang ada batasan, dan jika temperatur internal mesin terlalu tinggi atau kita sering mendengar istilah overheating yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin.

Berikut ini adalah penyebab-penyebab mesin mobil mudah overheating dan cara mengatasinya:

1. Ketinggian air dalam radiator (coolant) dan reservoir tank kurang

Jumlah air pendingin (coolant) yang tidak sesuai akan mengurangi jumlah panas yang dapat dikeluarkan dari ruang bakar oleh sistem pendingin. Cara mengatasi masalah ini dengan menambah cairan pendingin (coolant) ke dalam radiator dan reservoir tank.

2. Radiator kotor atau tersumbat oleh kerak atau kotoran

Karat dan pengendapan oleh kerak dapat menyumbat pipa di radiator dan menyebabkan carian pendingin (coolant) sulit bersirkulasi. Cara mengatasi masalah ini dengan cara membersihkan saluran radiator secara rutin. 

3. Kerusakan pada kipas pendingin radiator

Kerusakan baik pada bilah kipas maupun motor penggerak dari kipas dapat mengurangi kemampuan radiator dalam mendinginkan mesin, terutama ketika mobil tidak bergerak dalam kemacetan. Cara mengatasi bila bilah kipas rusak dapat dilakukan dengan cara penggantian komponen kipas.

4. Waktu pengapian atau Ignition timing terlambat (jika dapat diatur) 

Saat piston mulai turun, bila busi terlambat menyala bunga api dapat mengakibatkan menaikkan suhu ruang bakar. Meskipun kesalahan waktu pengapian tidak dapat meningkatkan suhu mesin secara signifikan, jika digabungkan dengan masalah lain, kesalahan tersebut dapat menyebabkan mesin berada dalam kondisi yang serius.

5. Kuantitas dan kualitas oli mesin jelek

Tidak hanya bekerja sebagai pelumas, oli mesin juga berguna untuk membuang panas residual dari mesin. Kuantitas atau jumlah oli serta kualitas juga berpengaruh dalam dalam mendinginkan oli. Cara mengatasi adalah dengan cara mengganti oli mesin secara teratur dengan meperhatikan kualitas dan kuantitasnya.

6. Tutup radiator/ pressure cap telah rusak

Kerusakan gasket pada tutup radiator akan menyebabkan hilangnya tekanan pada sistem pendingin, yang akan menurunkan titik didih pendingin  dan menghambat sistem bekerja secara maksimal. Cara mengatasi dengan cara mengganti tutup radiator dengan yang baru.

7. Thermostat rusak 

Thermostat berfungsi untuk mengatur aliran coolant sesuai dengan rentang suhu optimal mesin dan kernjanya sebagai saluran sirkulasi ruang mesin dengan radiator untuk didinginkan. Jika thermostat rusak dan tidak bisa membuka mengakibatkan sirkulasi cairan pendingin (coolant) hanya di ruang mesin saja, sehingga lambat laun akan mengakibatkan mesin overheat jika tidak didinginkan diradiator. Cara mengatasinya dengan mengganti thermostat yang baru. 

8. Water pump (pompa air) rusak 

Water pump berfungsi untuk mengalirkan cairan pendingin (coolant) ke seluruh bagian sistem pendinginan dalam mesin. Cara mengatasinya dengan cara mengganti water pump dengan yang baru.

9. Tersumbatnya aliran cairan pendingin (coolant) pada blok mesin dan cylinder head 

Bila cairan pendingin (coolant) tersumbat dalam blok mesin mengakibatkan overheating karena cairan tidak dapat bersirkulasi. Cara mengatasinya dengan cara membersihkan saluran pendingin di blok mesin secara rutin jika dirasa terdapat kerak.

10. Puli atau belt longgar (selip) 

Puli atau belt berperan penting dalam memutar pompa air maupun kipas pendingin radiator. Cek secara periodik kualitas dan kekencangan komponen tersebut. Bila sudah jelek maka ganti puli atau belt dengan yang baru.

11.  Selang radiator rusak atau bocor

Cek selalu kualitas dari selang radiator secara periodik. Meski selang radiator bawah diperkuat dengan kawat yang melingkar di dalamnya, namun terkadang selang tersebut dapat rusak akibat tekanan vakum dari inlet pompa air.  Cara mengatasinya adalah dengan cara mengganti selang radiator dengan yang baru.

12. Kebocoran akibat head gasket rusak

Kebocoran head gasket menyebabkan cairan pendingin (coolant) masuk ke ruang pembakaran dan ikut terbakar, atau gas pembakaran dengan temperatur sangat tinggi masuk ke dalam sistem pendinginan mesin.


Diatas adalah penyebab mesin overheat dari sistem pendingin di mesin, selain diatas ada penyebab lain yang dapat mengakibatkan overheating pada mesin, misalnya rem yang tetap aktif/menempel meskipun tanpa injakan pedal sehingga kampas/sepatu rem yang tetap menempel pada rotor atau drum dapat membuat beban kerja mesin menjadi lebih berat.

Demikian pembahasan mengenai penyebab-penyebab overheating, semoga dapat bermanfaat.

0 Response to "Kenali 12 Penyebab Mesin Mobil Overheating dan Cara Megatasinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel